Inilah Langkah Kang DS Tanggulangi Banjir di Solokanjeruk
Tak Kenal Lelah Sepulang Umroh Kang DS Langsung Tinjau Lokasi Banjir Bandang
Saufat Endrawan
Sepulang Umroh Kang DS Langsung Tinjau dan Tangani Banjir Bandung di Solokanjeruk, Minggu (15/3/2026)
Reporter: Saufat Endrawan
OPININEWS.COM. Bandung -- Di hari pertama melaksanakan aktivitasnya usai menjalankan ibadah umroh di bulan Ramadhan, Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip,.M.Si memantau dan mengunjungi lokasi banjir dan korban banjir.
Sehari sepulang unrph, Dadang Supriatna yang dikenal dengan panggilan Kang DS, langsung bergegas turun ke lapangan tinjau lokasi banjir bandang di Kampung Puja RT 03/RW 04 Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Minggu (15/3/2026).
Kang DS, turun langsung ke lokasi bencana banjir bandang yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam.
Akibat banjir menyebabkan dinding tembok bangunan 4 rumah milik warga jebol dan mengalami kerusakan berat.
Selain itu sebanyak 47 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat luapan Sungai Cisunggalah tersebut.
Bencana banjir bandang itu akibat jebolnya tanggul atau tembok penahan aliran air Sungai Cisunggalah sepanjang 4 meter dan tinggi 1 meter, sehingga luapan air sungai menerjang permukiman padat penduduk.
Selain jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah, banjir bandang tersebut disebabkan karena dangkalnya aliran Sungai Cisunggalah.
Sementara aliran air mengalir deras setiap terjadi turun hujan deras di hulu Sungai Cisunggalah tersebut.
Kang DS kepada www.opininews.com mengatakan setelah pulang dari melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah dan Madinah langsung berkunjung ke Kampung Puja Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk, karena beberapa hari sebelumnya terjadi banjir bandang dari luapan Sungai Cisunggalah.
"Kondisi Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk yang berbatasan dengan Desa Bojong Kecamatan Majalaya ini kondisinya hampir mirip atau sama. Kalau tidak ada langkah-langkah strategis, saya yakin tidak akan ada penyelesaian dan akan tetap terjadi banjir bandang dan tetap ada rumah warga yang terkena atau terdampak," tutur Kang DS di sela-sela kunjungannya.
Kang DS menegaskan kalau ini dibiarkan terus-menerus, artinya ada pembiaran.
"Saya selaku Bupati menginstruksikan kepada Pak Kadis PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) untuk berkoordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum," katanya.
Kang DS menegaskan ada empat langkah yang akan dilakukan untuk menanggulangi ancaman banjir bandang yang kerap terjadi di Desa Panyadap dan Desa Bojong tersebut.
Pertama, melakukan pengerjaan menurunkan sedimentasi atau endapan tanah di aliran penampang Sungai Cisunggalah tersebut.
Pengerjaannya akan dilakukan pasca-Lebaran atau satu Minggu setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
"Jangka pendeknya harus ada normalisasi Sungai Cisunggalah secara manual. Jika menggunakan alat berat, saya pikir ini akan sulit untuk bermanuver back-hoe. Ini salah satu langkah yang harus ditangani dan ditindaklanjuti," ujarnya.
Langkah kedua, kata Kang DS, berdasarkan rapat Musdes (Musyawarah Desa) Kepala Desa dengan warga sekitar, setelah ada laporan dari camat setempat.
"Hasil Musdes itu sudah ada kesepakatan dan setuju bahwa lebar aliran Sungai Cisunggalah kembali ke semula, yaitu 8 meter. Kalau seandainya di sini ada warga yang menggunakan lahan sungai, maka secara otomatis harus sadar diri dan jangan sampai kami mengambil langkah-langkah. Ini solusi yang kedua, sehingga normalisasi ini wajib untuk dilakukan," ujarnya.
Dalam penataan aliran Sungai Cisunggalah ini ada keterkaitan APBD maupun APBN melalui BBWS Citarum, Kang DS minta kepada camat Minggu depan atau besok segera untuk rapat dengan warga yang ada di Kecamatan Solokanjeruk.
"Rapat tersebut untuk menunjuk orang yang dipercaya untuk melakukan program pentahelix. Karena memang kita tidak bisa menggunakan APBD sendiri, kadang-kadang harus segera dan sebagainya. Seperti wilayah-wilayah lainnya, kami sudah lakukan," ujarnya.
Kang DS mencontohkan bahwa pihaknya sudah melaksanakan program pentahelix normalisasi Sungai Citarik di Kecamatan Cicalengka, dan Kecamatan Cikancung, kemudian normalisasi Sungai Cikeruh di Kecamatan Rancaekek sudah selesai.
"Rancaekek sekarang tidak banjir lagi. Dayeuhkolot, sekarang sudah berkurang. Cidawolong Majalaya sudah tidak banjir lagi," ujarnya.
Untuk melaksanakan normalisasi Sungai Cisunggalah, Kang DS minta kekompakan tokoh masyarakat di Kecamatan Solokanjeruk.
"Saya kemarin ketemu dengan Kang Haji Cucun (Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal) di Saudi Arabia. Beliau akan fokus bersama-sama dengan masyarakat," tuturnya.
Kang DS yang juga Ketua PKB Kabupaten Bandung ini menegaskan bahwa langkah pentahelix ini harus segera dilakukan. Seperti penanganan jembatan, kalau menggunakan APBD birokrasinya terlalu panjang.
"Namun jika pentahelix bisa dibongkar dan dipasang secara langsung, sehingga nantinya Pak Kades bisa koordinasi seperti apa. Teknis segala macamnya insya Allah saya akan berikan arahan. Tapi semuanya bisa terselesaikan dan tidak ada masalah. Program pentahelix ini adalah langkah ketiga," ungkapnya.
Langkah keempat, kata Kang DS, jembatan di atas aliran Sungai Cisunggalah harus ditinggikan.
"Kalau jembatan yang menuju permukiman warga tidak ditinggikan, ya tetap akhinya jebol kembali lagi ke warga," ucapnya.
Kang DS mengungkapkan bahwa inti dari pelaksanaan kunjungan kerja ke lokasi banjir bandang itu, mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Panyadap untuk kerja sama.
"Bukan pemerintah saja. Tapi semua. Tidak mungkin ini diselesaikan oleh pemerintah saja. Karena ini harus bersama-sama, termasuk warga masyarakat kesadarannya. Jangan sampai kebiasaan atau rutin terjadi banjir bandang hingga rumah warga jebol dan sebagainya, kita diam," tuturnya.
"Mudah-mudahan dengan hikmah bulan puasa Ramadan ini, dengan rasa kepekaan kita. Solidaritas kita. Dengan empati kita antar sesama, ini akan terus tumbuh dan terwujud dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.
Kang DSs pun memohon doanya kepada banyak pihak, dan penanggulangan banjir bandang di Desa Panyadap itu akan diselesaikan secara bersama-sama dengan BBWS Citarum.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada camat dan kepala desa setempat. Kang DS juga berharap kepada DPUTR, BPBD dan Kabag Kesra untuk terus mengawal. Dengan harapan para korban banjir bandang itu untuk segera dibantu.
Senada dengan Bupati Kang DS, sejumlah pihak juga turut berpendapat bahwa salah satu solusi untuk menanggulangi pasca banjir bandang di Desa Panyadap itu harus segera dilakukan pengerukan endapan aliran sungai tersebut.
Mengingat aliran air Sungai Cisunggalah itu sewaktu-waktu sangat ekstrem karena membawa muatan material bambu dan ranting kayu, sehingga rawan banjir. Solusi lainnya bisa dengan cara revitalisasi total normalisasi Sungai Cisunggalah yang dilakukan pemerintah dengan dukungan dari masyarakat sekitar.
Selain itu dengan cara melebarkan aliran sungai ke semula yaitu 8 meter, yang saat ini lebarnya rata-rata sekitar 3-4 meter sehingga debit air disaat mengalir deras tidak tertampung.
Akibatnya, aliran air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga sekitar. Tak hanya pelebaran penampang aliran sungai, juga harus segera dibarengi pengerjaan pengerukan endapan lumpur untuk memperlancar aliran air dan meminimalisir luapan air ke permukiman masyarakat.
Mengingat saat ini, endapan lumpur di aliran sungai itu sudah mencapai sekitar 1,5 meter.
Peninjauan Bupati Bandung ke lokasi banjir bandang itu didampingi Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Wahyudin, Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ruli Hadiana, Dinas Sosial, Dispakan, Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, dan jajaran perangkat daerah lainnya. BBWSC juga turut hadir dalam peninjauan Bupati Bandung ke lokasi banjir bandang tersebut.
Camat Solokanjeruk Rahmatullah Mukti Prabowo, Kepala Desa Panyadap Teddy Julia Taufik beserta jajaran Forkopimcam Solokanjeruk menyambut kunjungan kerja Bupati Bandung beserta jajaran OPD Kabupaten Bandung tersebut.
Pada kesempatan ini Kang DS juga mengunjungi warrga terdampak banjir bandang dan berikan bantuan pangan
( Saufat Endrawan )
Editor: Saufat Endrawan
Baca Juga
- Para Pekerja Penerbangan dan Industri Penerbangan Bergabung dengan SPSI
- Bupati Bandung Sukses Tingkatkan IPM Kab. Bandung Hingga 75,85 Poin
- Tarling Kang DS Bagi-Bagi Pangan dan Potong Tumpeng Satu Tahun Kepemimpinannya Bersama Ali Syakieb
- Kepemimpinan Kang DS Pemkab Bandung Semakin Akuntabel, Berkualitas Hasil Pemeriksaan LKPD BPK
- Inilah Kabar Baik dari Kang DS dari Tanah Suci untuk Guru dan Tenaga Kependidikan Berstatus P3KPW