Bapenda Gelar Sosiallisai dan Peran Bapenda 2026
Erwan Kusumah dampingi Kang DS Serahkan Penghargaan Motor Listrik dan Kulkas Dua Pintu Kepada Kontributor Pajak Terbesar di Kab. Bandung
Saufat Endrawan
Kang DS didampingi Erwan Kusumah Serahkan Penghargaan Kepada 19 Kontributor Pajak Terbesar di Kabupaten Bandung
Reporter: Saufat Endrawan
OPININEWS.COM, Bandung -- Pajak yang dibayar para wajib pajak terutama Pajak Bumi dan Bangunan akan kembali lagi kepada maayarakat Kabupaten Bandung dalam bentuk pembangunan.
Orang yang bijak taat bayar pajak, karena dengan membayar pajak artinya mendukung keberlangsungan pembanngunan di Kabupatrn Bandung.
Salahsatu upaya untuk meningkatkan PAD dari sektor PBB, Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip,.M.Si didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung, H. Erwan Kusumah Ermawan, S.Ip, M.Si menyerakan penghargaan juga sepeda motor listrik dan kulkas dua pintu kepada masyarakat, pengusaha, notaria/PPAT juga para camat dan kades yang mampu berkontribusi dalam peningkatan PAD dari sektor PPB.
Dadang Supriatna yang disapa Kang DS, berikan apresiasi kepada para kontributor pajak terbesar yang sudah taat membayar pajak dan berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Bandung berjumlah 19 orang
Penghargaan diserahkan di sela Sosilalisasi Peran dan Kinerja Bapenda dalam Pengelolaan Pendapatan Daerah, di Grand Sunshine Soreang, Selasa (27/01/2026) siang.
Para penerima antara lain berasal dari kalangan PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) dan PPATS (Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara), BUMN, pihak swasta dan para kepala desa.
"Sebagai kepala daerah, saya ucapkan terima kasih kepada para kontributor pajak terbesar. Terima kasih atas kontribusi pajak dari Bapak Ibu semua, terutama kepada para kepala desa yang mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) panas bumi dan telah berkontribusi memberikan realisasi pajak terbesar persentasenya," ucap Kang DS kepada www.opininews.com. usai menyerahkan penghargaan motor listrik juga kulkas dua pintu kepada para kontributor pajak terbesar di Kabupaten Bandung.
Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai sebesar Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.
Pajak tersebut menurutnya digunakan untuk pembangunan di Kabupaten Bandung. Salah satu di antaranya untuk pemberian insentif guru ngaji yang merupakan program unggulan Bupati Bandung yang memerlukan anggaran Rp109 miliar setiap tahunnya selain untuk pembangunan infrastruktur.
"Insya Allah dari pajak yang Bapak/Ibu berikan akan barokah karena salah satunya digunakan untuk membayar insentif guru ngaji, yang berkontribusi mendidik karakter dan akhlak anak bangsa," ungkap Kang DS.
Di tengah kesulitan keuangan daerah karena berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat hingga mencapai Rp1 triliun, pajak dari pajak wajib pajak berperan untuk menutupi kekurangan tersebut.
"Meski TKD tahun 2026 berkurang, namun tetap insentif guru ngaji dibayarkan Rp109 miliar. Insya Allah, pajak yang diberikan kepada pemerintah daerah bakal manfaat, untuk pembangunan jalan, pembayaran guru honor, termasuk untuk honor P3K Paruh Waktu, termasuk untuk membayar tunjangan kinerja (Tukin). Bayangkan kalau pemda tidak mendapatkan pajak dari Bapak/Ibu sekalian," ujarnya.
Kang DS menjanjikan keterbukaan atas pengelolaan pajak oleh Pemkab Bandung setelah melalui proses audit dari BPK RI.
"Alhamdulillah tahun 2025 Pemkab Bandung tidak terjadi gagal bayar dan ada Sisa Lebih Penggunaan Anggaran Rp137 miliar," ungkapnya.
Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Erwan Kusuma Ermawan menambahkan, penghargaan diberikan kepada wajib pajak dengan kategori kontributor pajak terbesar serta wajib pajak paling patuh dalam memenuhi kewajibannya.
“Penghargaaan dan hadiah motor listrik dan kulkas dua pintunininei berikan dengan maksud memberikan motivasi kepada seluruh wajib pajak di Kabupaten Bandung agar lebih disiplin dan menyadari pentingnya pajak bagi pembangunan daerah,” jelas Erwan.
Para Penerima Penghargaan dari Bupati Bandung:
Teguh Adipradana, S.H., M.Kn (PPAT) – Kontribusi Pajak BPHTB Terbesar pertama, Dewi Rafaldini, S.H., M.Kn (PPAT) – Kontribusi Pajak BPHTB Terbesar kedua, Camat Baleendah – Drs. Eef Syarief Hidayatullah, M.Si (PPATS) – Kontribusi Pajak BPHTB Terbesar ke empat., berikutnya, camat Kaya[anggota, Kecamatan Katapang, PT Jasa Marga (Persero) Tbk – Kontribusi Ketetapan Pajak Terbesar, PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) Kontribusi Ketetapan Pajak Terbesar , PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Hotel Indigo Bandung Dago Pakar (IHG Hotel), Hotel Inter Continental Bandung Dago Pakar, Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Desa Pameuntasan, Kecamatan Kutawaringin –Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Desa Ancolmekar, Kecamatan Arjasari – Desa Laksana, Kecamatan Ibu, Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi dan Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek.
Erwan mengimbau masyarakat agar tidak menitipkan pembayaran pajak kepada pihak ketiga. Wajib pajak disarankan melakukan pembayaran secara mandiri melalui kanal resmi yang bekerja sama dengan Bank bjb, seperti toko modern (Alfamart dan Indomaret), e-wallet, Tokopedia, serta mobile banking.
Erwan juga menyampaikan berbagai inovasi layanan digital dan kewilayahan yang terus dikembangkan Bapenda guna memastikan kelancaran pembayaran pajak.
Saat ini, Bapenda Kabupaten Bandung menerapkan dua strategi utama, yakni layanan berbasis digital dengan memaksimalkan penggunaan aplikasi untuk memudahkan transaksi. Selain itu juga dengan penguatan SDM kewilayahan dengan melibatkan UPTD, kepala desa, kepala dusun, hingga kolektor pajak di lapangan untuk melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat.
“Dengan sistem ini pula, perkembangan perolehan pajak dapat dipantau secara langsung setiap harinya,” jelas Erwan.
( Saufat Endrawan )
Editor: Saufat Endrawan
Baca Juga
- Anang Susanto Tak Berminat jadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung
- Kang DS Peduli Keluhan Warga Sayati dan Margahayu Kesulitan Makamkan Jenazah
- Teguh Purwayadi: Bupati dan Sekda Tengah Perjuangkan Nasib Kabupaten Bandung di Jakarta
- Kang DS Gratiskan Pemeriksaan Kesehatan Kepada 3,8 Juta Jiwa Tahun 2026 ini
- Kang DS Berdoa Agar ASN Kab. Bandung Sehat Spiritual dan Materi