Kepala OPD dan BUMD Harus Mampu Berkontribusi bagi PAD

Bapenda Terus Berupaya Tingkatkan PAD Demi Terlaksananya Pembangunan

Saufat Endrawan

Bapenda Kabupaten Bandung Terus Berupaya Tingkatkan PAD di Berbagai Sektor

Reporter: Saufat Endrawan

OPININEWS.COM, SOREANG --  Rekonsiliasi Retribusi Daerah Triwulan I Tahun 2026 Kabupaten Bandung dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026 di Ruang Rapat Bapenda Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang di gelar ini, merupakan bagian dari upaya strategis dalam melakukan pencocokan dan penyesuaian data penerimaan retribusi daerah antara Perangkat Daerah pemungut, bendahara penerimaan, dan kas daerah guna memastikan kesesuaian, keakuratan, serta kebenaran data.

Rekonsiliasi ini bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi sebagai dasar penyusunan laporan realisasi pendapatan daerah yang valid, sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penerimaan retribusi daerah. Berdasarkan data per 31 Maret 2026, realisasi retribusi daerah Kabupaten Bandung mencapai

Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, H. Erwan Kusuma Hermawan. S.Sos, M.Si kepada www.opininews.com menyatakan  pendapatan telah di raih  Rp158.488.355.121,49 atau sebesar 22,61% dari target Rp701.053.046.074,40.

Capaian ini menjadi bahan evaluasi bersama dalam rangka optimalisasi penerimaan retribusi daerah pada periode selanjutnya.

Dalam kesempatan ini juga, Bapenda selaku koordinator Retribusi Daerah mengapresiasi atas capaian Realisasi Retribusi Daerah Kabupaten Bandung per 31 Maret 2026:

*Kategori Perangkat Daerah : Peringkat 1 : Disperdagin (50,82%) Peringkat 2 : Disnaker (28,09%) Peringkat 3 : Distan (19,66%) *Kategori BLUD : Peringkat 1 : RSUD BEDAS CIMAUNG (62,53%) Peringkat 2 : RSUD BEDAS ARJASARI (50,70%) Peringkat 3 : RSUD BEDAS PACIRA (44,29%)" tuturnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergi dan komitmen seluruh Perangkat Daerah dalam meningkatkan kinerja pengelolaan retribusi daerah guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang di sapa KDS berikan apresiasi atas kinerja Bapenda Kabupaten Bandung.

"Berbagai upaya telah dilakukan untuk tingkatkanv PAD. Saya berharap dinas  nya seperti Dispora, PUTR, Permintaan. eias Pertanian, Disnaker, Koperasi, Perkintan, Pertanian, Pariwisata serta lainnya dapat melihat peluang untuk tingkatan PAD," harap KDS.

Para Kadis  dan Kaban jangan hanya pintar  buat program proyek gunakan APBD. Namun juga berpikir buka peluang untuk ciptakan PAD. Begitupun batgi para Dirut BUMD.

Hasil pantauan Jurnalis Opininwws.com, BUMD yang 53lah maksimal berkontribusi kepada PAD hanya Perumda Air Minum Tirta Raharja

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan