Kab, Bandung Miliki Peran Strategi Penghasil Oksigen

Dr. H.M. Dadang Supriatna: Pemerintah Harus Siap Menghadapi Dampak Perubahan Iklim Gerakan Hemat Energi Harus Dilakukan

Saufat Endrawan

Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip,.M.Si - Ketua Umum AKKOPSI

Reporter: Saufat Endrawan

OPININEWS.COM,  Jakarta -- Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip,.M.Si menyatakan pentingnya aksi nyata dan berkelanjutan dalam menghadapi perubahan iklim.

Hal ini ditegaskannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Climate Action Plan Coaching Clinic di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

Dadang Supriatna hadir  sebagai Ketua Umum Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI).

Ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai forum strategis untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam merumuskan langkah konkret menghadapi perubahan iklim.

Menurutnya, pemerintah pusat telah menetapkan regulasi melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup yang harus ditindaklanjuti secara nyata di daerah.

Ia menekankan bahwa forum diskusi tidak boleh berhenti pada pertemuan seremonial, melainkan harus menghasilkan rencana kerja yang memiliki target waktu jelas.

“Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan sesaat, tetapi harus menghasilkan timeline kegiatan lanjutan yang disepakati bersama,” ujar Dadang.

Dalam kesempatan tersebut, Kang DS menyampaikan beberapa poin strategis yang dapat dijadikan referensi dalam penanganan perubahan iklim.

Salah satunya adalah upaya mengurangi emisi gas rumah kaca melalui pengurangan penggunaan bahan bakar fosil serta mendorong pemanfaatan energi terbarukan sesuai potensi daerah masing-masing.

Ia mencontohkan, daerah dengan potensi panas seperti Kupang dapat memanfaatkan energi berbasis panas, sedangkan wilayah yang memiliki sumber air melimpah seperti di Pulau Jawa dapat mengembangkan energi berbasis air.

Selain itu, Kang DS juga menyoroti pentingnya penghematan energi, termasuk melalui kebiasaan sederhana seperti mematikan lampu ketika tidak digunakan. Ia menilai, edukasi kepada masyarakat menjadi tantangan tersendiri di tengah derasnya arus informasi dan konten hiburan di media sosial.

“Perlu upaya bersama agar masyarakat tidak hanya terfokus pada hiburan, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap ancaman perubahan iklim,” katanya.

Ia berharap, melalui kegiatan Climate Action Plan Coaching Clinic, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak perubahan iklim sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program lingkungan berkelanjutan.

Dadang menyatakan,  Kabupaten Bandung memiliki peran strategis sebagai salah satu daerah penghasil oksigen yang besar, sehingga upaya menjaga kelestarian lingkungan harus terus diperkuat.

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan