Kang DS Tunjuk Kepala Diskominfo Mediator Koordinasi DKM Mesjid Al' Mutazam dan Pemkab Bandung

Tarling di Mesjid Al' Mutazam Kang DS Tegaskan Perhatiannya kepada Guru Ngaji

Saufat Endrawan

Kang DS Tandatangani di Atas Kanvas Sebagai Kenangan Bupati yang Telah Tarling Mesjid Al' Mutazam Perumahan Cherry Field Bojongsoang, Kab. Bandung, Minggu (22/2/2026) Malam.

Reporter: Saufat Endrawan

OPININEWS.COM, Bandung -- Meski Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kabupaten Bandung berkurang hingga mencapai Rp. 1 Triliun pada tahun 2026 ini. Namun tidak menghambat Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip,.M.Si untuk melaksanakan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat.

Salahsatu program yang tetap dilaksanakan adalah pemberian insentif kepada para guru ngaji.

Karena dengan adanya guru ngaji. maka banyak warga Kabupaten Bandung yang melek baca Al Quran dan mau menghafal Al Quran dengan baik dan benar.

Hal ini ditegaskan Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat berikan sambutan pada kegiatan Safari Ramadhan dan Taraweh Keliling (Tarling) di wilayah Dapil 3 Kabupaten Bandung yang bertempat di Mesjid Al Mutazam Komplek Cherry Field Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Minggu (22/2/2026) malam.

Dihadapan ratusan jemaah mesjid. para tokoh agama, tokoh masyarakat, para kades, camat dan ASN yang hadir pada kegiatan Safari Ramadhan ini. Kang DS panggilan Bupati Bandung menjelaskan, Pemkab Bandung selama dipimpinnya telah memberikan insentif kepada sekitar 17.000 guru ngaji. Dengan anggaran yang di keluarkan hingga mencapai Rp 109 miliar per tahun.

"Program ini telah berjalan sejak saya menjabat Bupati Bandung pada periode pertama. Dan terus berlanjut hingga menjabat periode kedua bersama Wakil Bupati, Ali Syakieb," kata Kang DS kepada www.oponinews.com, Minggu Malam.

Manfaat program Insentif Guru Ngaji, tutur Kang DS, selain meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji namun yang lebih penting untuk mencerdaskan anak di Kabupaten Bandung dan mampu membaca Al Quran dan dapat memahami isi dari Al Quran.

Insentif yang diberikan kepada setiap guru ngaji sebesar Rp 350.000/bulan. Tidak hanya itu, guru ngaji juga mendapatkan fasilitas BPJS gratis, karena preminya di bayar oleh Pemkab Bandung.

Program ini, ungkap Kang DS, memberikan dampak positif, yaitu peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an anak-anak di Kabupaten Bandung.

Sebelumnya dari 15 persen menjadi 80 persen anak yang bisa baca Al Quran.

"Kami akan terus melanjutkan program ini, karena telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Agama dan DPR RI," ucapnya.

Pada kesempatan ini, Kang DS juga memuji penataan dan pengelolaan Mesjid Al' Mutazam yang telah profesional dan modern juga terlihat megah.

Kang DS juga berharap Pemkab Bandung dapat terlibat dalam memakmurkan mesjid yang berada di Komplek Perumahan Cherry Field sesuai harapan DKM dan para jemaah.

"Kebetulan di Perumahan ini ada Warga yang menjabat kepala Diskominfo Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi dan Kepala DLH, Ruli. Ketua DKM bisa berkoordinasi dengan mereka jika memerlukan keterlibatan Pemkab Bandung dalam memakmurkan mesjid ini," jelas Kang DS.

( Saufat Endraean )

Editor: Saufat Endrawan